“Upaya penanggulangan bencana alam, TNI tak henti bergerak cepat melayani masyarakat berbagai kebutuhan dasar utama kesulitan air bersih. TNI bergegas mengirim sebanyak 5 unit mobil RO Water Cannon sistem pengolahan teknologi modern siap saji dan layak minum”
Aceh – TNI AD mengirim unit Mobil RO air bersih keempat Kabupaten Kota, di Wilayah Provinsi Aceh, Sabtu (6/12/2025). Kendaraan ini memiliki sistem teknologi modern serbaguna.
Kelebihan kendaraan ini mampu menjernihkan air dan layak minum. Sebanyak lima unit dikerahkan untuk membantu mencukupi kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana, yaitu Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bireuen, Pidie, dan Kota Langsa.
Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran mengatakan, TNI selalu siap sedia dan berupaya bergerak cepat. Dalam hal ini, penanganan penanggulangan bencana melanda sejumlah daerah di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Aceh yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor.
“Saat ini jajaran TNI berfokus membantu kesulitan masyarakat pasca bencana. Seperti membantu perbaikan pemukiman penduduk, infrastruktur, dan evakuasi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Danrem menyebutkan, para prajurit terus berupaya menembus daerah pedalam terisolir. Walaupun menghadapi berbagai rintangan, harus mengarungi sungai dan hambatan alam, terkadang dapat membahayakan mereka.
Namun, kata Danrem, semangat prajurit TNI tak pernah pudar, mereka terus berjuang untuk bisa mengirim bantuan perhatian dari pemerintah dalam mencukupi kebutuhan masyarakat. Saat ini satgas Yonzikon 13/KE, Zeni AD mendistribusikan air bersih kepada warga di wilayah Provinsi Aceh.
Dalam sepekan ini bencana alam telah terjadi melanda bukan hanya Indonesia, akan tetapi berbagai negara belahan dunia turut terdampak. Musibah ini menimbulkan kekhawatiran dan kepanikan seluruh manusia.
Bagaimana tidak, bencana ini telah meluluhlantakkan alam. Sehingga dampaknya, kepada pembangunan dan infrastruktur hancur berkeping terkubur di dalam tanah berlumpur.
Bahkan, rumah dan harta benda raib terbawa arus banjir, sehingga ribuan manusia kehilangan tempat tinggal dan menimbulkan kelaparan, Selain daripada itu, lebih menyesakkan lagi, sampai menelan korban jiwa.(ogit)















