“Seorang Ibu muda bersama kedua balitanya berhasil di selamatkan dari banjir. TNI dan warga juga evakuasi warga patah tulang dan lansia yang terjebak banjir lumpur menggenangi rumah di kawasan Aceh Utara”
MBCIndonesia.com – Aksi sigap personel TNI Koramil 19/Sawang bersama pasukan Yon Arhanud 5 mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Banjir lumpur melanda pemukiman warga setelah hujan deras sepakan mengguyur di kawasan Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (27/11/2025).
Aksi dramatis upaya prajurit TNI dengan menerobos arus deras banjir berlumpur saat mengevakuasi korban. Banjir setinggi puluhan sentimeter merendam pemukiman warga dan memutus akses keluar rumah di Dua Desa dalam Kecamatan Sawang.
Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin melalui Danramil 19/Sawang, Kapten Inf Syamsul Hamdani, melaporkan bahwa operasi evakuasi melibatkan 3 personel Koramil 19/Sawang dan 5 personel Yon Arhanud 5. Menggunakan 1 unit perahu LCR, tim bergerak mengevakuasi warga di beberapa titik kawasan Gampong Punteut dan Gampong Meunasah Pulo.

Tim bergerak mulai pagi mengevakuasi berlangsung hingga pukul 18.45 WIB dan berjalan aman serta lancar.
Sebanyak 4 KK dari Gampong Punteut dipindahkan ke Meunasah Punteut, sementara sekitar 100 KK dari Gampong Meunasah Pulo diungsikan ke Masjid Meunasah Pulo.
Danramil menyebutkan, situasi saat ini, kondisi air di wilayah terdampak mulai surut. Namun, personel TNI masih bersiaga di wilayah Banda Baro, karena air setinggi sekitar 70 centimeter di jembatan Paya Dua membuat mereka belum dapat kembali ke pos.
“Kami akan terus melaporkan kondisi terkini terhadap banjir. Saat ini personel tetap standby untuk memantau perkembangan situasi,” ujar Danramil Kapten Inf Syamsul Hamdani.

Banjir setelah curah hujan deras sepakan terjadi di wilayah Provinsi Aceh, khsususnya Kabupaten Aceh Utara. Alhasil menimbulkan banjir berdampak ke sejumlah pemukiman warga. Air juga merendam jalan lintas Nasional Medan dan Banda Aceh sehingga tidak dapat di lalui pengendara.
Danramil bersama anggotanya juga membantu mengatur akses arus lalu lintas bagi pengendara yang akan melintas di jalan yang masih tergenang air tersebut.
















