MBCIndonesia.com, Lhokseumawe – Sejumlah anggota TNI di Aceh Utara mengambil bantuan untuk korban banjir. Mereka dengan menggunakan kendaraan bak terbuka datang ke Pelabuhan Krueng Geukuh, mengangkut sebagian bantuan.
Kemudian, anggota TNI tersebut berangkat menuju gudang logistik di Pendopo Bupati Aceh Utara. Mereka mengambil sejumlah barang bantuan yang berada dalam pengawasan Pemkab Aceh Utara.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (13/12/2025). Sempat terjadi ketegangan antara prajurit TNI dengan pengelola logistik.
Menurut informasi di kutif dari Komparatif.ID, sejumlah oknum TNI yang datang ke sana, bersitegang dengan pejabat pengelola logistik.
Disebutkan, di lokasi juga sedang berada Komisaris PT Pembangunan Aceh (PEMA) Firdaus Noezoela.
Menurut sumber tersebut, bantuan yang “diangkut paksa” oleh beberapa TNI tersebut, dibawa ke Gedung KNPI Aceh Utara, di Komplek Markas Korem 011/Lilawangsa.
Penjelasan Danrem 011/Lilawangsa Korps Kopassus
Danrem O11/Lilawangsa Kolonel Ali Imran, kepada media tersebut mengatakan pengambilan sebagian bantuan di Aceh Utara, merupakan perintah darinya.
Tujuannya untuk menyelamatkan bantuan yang di tujukan kepada korban banjir, dari jarahan oknum-oknum tak bertanggung jawab.
Kolonel Ali Imran menjelaskan di Korem Lilawangsa terdapat posko BNPB, yang memiliki kewenangan mengamankan bantuan untuk korban banjir.

Ia menjelaskan, selama ini keberadaan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor, seringkali di jarah oleh kelompok tertentu, untuk kepentingan organisasinya.
“Saya melaksanakan tugas mengamankan bantuan untuk korban banjir di Aceh Utara, dari jarahan oknum-oknum tak bertanggung jawab, termasuk salah satu ormas, kemudian di pergunakan untuk kepentingan organisasi mereka,” terang Danrem 011/Lilawangsa.
Dia menambahkan, “bahkan sembari bawa-bawa bendera terlarang.” Salah satu peristiwa yaitu upaya paksa dari oknum ormas berpakaian militer di tengah laut Idi, Aceh Timur.
Sebagai prajurit TNI, Danrem menjelaskan, perintah Menkopolkam bahwa seluruh bantuan di koordinasikan oleh BNPB dan di atur oleh Korem.
“Dia menjamin bahwa bantuan yang di ambil di pelabuhan dan pendopo oleh prajurit TNI, tetap akan di salurkan kepada korban banjir dan tanah longsor di Aceh Utara.
“Besok saya ajak wartawan melihat langsung ke Korem. Kami mengamankan supaya bantuan itu jatuh ke tangan korban, bukan di selewengkan oleh oknum tak bertanggung jawab,” imbuhnya.(ogit)















