Example banner 468x60 Langanan
BeritaHukumKriminalNasional

Terungkap Uang! Penembakan Misterius di Lhokseumawe Aceh

340
Petugas kepolisian Polres Lhokseumawe menggiring tersangka berinisial A asal Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Pria itu diduga salah satu pelaku penembakan hingga menewaskan warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Muhammad Nasir Ismail, Kamis, 13 November 2025./mbcindonesia.com/ogit
Example banner 468x60 Langanan

MBCIndonesia.com – Tim gabungan kepolisian Polres Lhokseumawe berhasil mengungkapan kasus misterius dan menangkap satu pelaku, Agusli tersangka penembakan terhadap Muhammad Nasir Ismail (48), warga Dusun Cot Kumbang, Desa Alue Lim, Kecamatan Blang, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.15 WIB, pada tanggal 10 November 2025 kemarin.

Konferensi pers

Kapolres AKBP Ahzan mengatakan, penangkapan seorang pelaku, Agusli Binti Sofyan, warga Dusun Mancang, Gampong Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Pengungkapan dalam waktu tiga kali dua puluh empat jam.

OKK

“Agusli ini adalah pelaku yang melakukan penembakan terhadap korban, M. Nasir Ismail. Penangkapan pelaku sekitar pukul 06.15 WIB tadi pagi. Dia berhasil kami tangkap di wilayah Kabupaten Bireuen,” kata Kapolre dalam konferensi pers, di Halaman Polres, Kamis (13/11/2025).

Kronologis pengungkapan penembakan karena uang

Kapolres menyebutkan, kronologis berawal dari uang transferan sebesar Rp 90 juta kepada korban, pada tanggal 7 November 2025. Kemudian plaku mendatangi korban untuk pertanggungjawaban dan meminta uang Rp 90 juta. Namun korban mengatakan, bahwa uang tersebut sudah terpakai untuk pembayaran utang.

Lebih lanjut, karena tidak ada titik temu pada saat itu, selanjutnya pada tanggal 9 November malam, para pelaku kembali kerumah korban dan mempertanyakan terkait uang 90 juta tersebut.

“Pelaku datang ke rumah korban, dan mengajak korban keluar duduk di kedai kopi. Tidak berselang lama, datang pelaku lainnya menggunakan satu unit Mobil Ayla warna hitam. Kemudian mereka duduk di kedai kopi berada di depan rumah korban,”

“Setelah berbincang sekitar 15 menit, kemudian pelaku membawa korban ke jembatan, berjarak sekitar 10 Meter dari kedai kopi ke jembatan. Sempat terjadi cekcok, di jembatan tersebutlah korban di eksekusi dengan menggunakan senjata api pistol rakitan,”

Petugas kepolisian Polres Lhokseumawe menggiring tersangka berinisial A asal Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Dugaan sementara, Pria itu salah satu pelaku penembakan hingga menewaskan warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Muhammad Nasir Ismail, Kamis, 13 November 2025./mbcindonesia.com/ogit

“Pelaku menembak korban sebanyak 2 kali, tembakan pertama mengenai lengan, dan satu tembakan lagi mengenai leher korban tembus ke kepala, mengakibatkan korban jatuh terseungkur dan meninggal dunia di tempat,” sebut Kapolres.

Ahzan mengatakan, saat ini pelaku Agusli binti Sofyan sudah diamankan, sedangkan pelaku lainnya masih dalam pengembangan. Baik terkait mengenai transfer uang, kemudian sumber senjata.

“Dalam kasus ini, kita menerapkan pasal 338 pembunuhan berencana, kemudian undang-undang darurat tentang kepemilikan senjata api. Barang bukti yang berhasil kami sita, berupa satu pucuk senjata api,” terangnya.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan

Kapolres menambahkan, pihaknya akan melakukan uji balistik terhadap peluru yang masih ada sama pelaku. “Kami menyita sisa peluru, dari keterangan tersangka, semuanya ada enam butir peluru, dua sudah di tembakan, tiga sudah kami sita dan satu butir lagi masih pencarian barang bukti,” ungkapnya.

Kapolres juga menyebutkan sejumlah barang bukti lainnya, menyita satu unit mobil untuk (Skip) yang di sediakan oleh pelaku lainnya. “Jadi rencana pelaku setelah melakukan penembakan berencana akan melarikan diri kabur ke luar negeri ke Singapur,”

“Begitu juga dengan pelaku-pelaku lainnya. Tetapi dengan kerjasama tim gabungan Polda Aceh dan Resmob Lhokseumawe, dalam waktu tiga kali dua puluh empat jam, kami berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penembakan terhadap Almarhum,” ujarnya.

Petugas kepolisian Polres Lhokseumawe menggiring tersangka berinisial A asal Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Dugaan pelaku penembak menewaskan warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Muhammad Nasir Ismail, Kamis, 13 November 2025./mbcindonesia.com/ogit

Sementara, sambung Kapolres, timnya akan terus mencari peranan mereka, dan melakukan pengejaran memperluas area pencarian sampai ke Sumatera utara atau ke luar negeri, karena kemungkinan juga mereka bisa lari ke luar negeri.

“Kepemilikan senjata dan sumber senjata, sudah kami petakan dan sudah kami propailing, dan identitas juga sudah kami dapatkan. proses penyidikannya sudah kami uraikan tadi malam, ada beberpa orang DPO, namun untuk nama-namanya belum bisa kami sebutkan, karena masih dalam pengembangan di lapangan, akan tetapi nantinya akan kami rilis selanjutnya kedepan oleh Kapolres,”

Kapolres membeberkan, dugaan sementara, pelakunya berjumlah dua atau tiga Orang. Sedangkan sumber senjata, kepemilikannya itu adalah ipil berinisial R dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dari hasil penelusuran, bahwa senjata ini adalah rakitan, namun kita masih mengejar kepemilikan senjata sehingga bisa terungkap. Jadi senjata yang digunakan Agusli untuk menembak korban, Agus meminjam senjata dari R,” pungkasnya.(ogit)

Example banner 300x250 Bahan
Example banner 468x60 Langanan