Example banner 468x60 Langanan
BeritaDaerahKesehatanmbc Hot

Lhokseumawe Aceh Banjir Parah, Warga Mulai Mengungsi

321
Kondisi jalan alkalali Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, nyaris tidak bisa dilalui kendaraan akibat tingginya air banjir/mbcindonesia.com/ogit
Example banner 468x60 Langanan

MBCIndonesia.com – Hampir sepakan hujan deras tak berhenti mengguyur menyebabkan banjir menggenangi rumah dan akses jalan dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Pantauan, perkiraan ketinggian air berkisar mencapai 50 sampai 60 centimeter, atau kedalaman sekitar selutut orang dewasa.

Tingginya curah hujan hingga dini hari, Selasa (25/11/2025), hujan tak kunjung reda. Diperkirakan sekitar 50 persen daerah pemukiman penduduk di dua Kecamatan terdampak banjir. Yakni Blang Mangat dan Banda Sakti dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

OKK

Selain rumah dan badan jalan terdampak banjir, tampak kendaraan warga yang terpakir dalam genangan air. Begitupun berabotan isi rumah warga turut terendam banjir.

Pengendara mencoba melintasi genangan air banjir di jalan Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe/mbcindonesia.com/ogit

Seorang perangkat Desa Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Armia mengatakan, banjir terjadi sejak hujan melanda pada Sabtu 21 kemarin. Dia menilai dugaan akibat buruknya saluran pembuangan air, serta lokasi daerah dataran rendah sehingga rawan banjir.

Dua kendara terendam banjir, di depan rumah asrama TNI AD Korem 011/Lilawangsa, Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe/mbcindonesia.com/ogit

Menurutnya, di desanya ada sekitar 200 lebih rumah warga terdampak banjir, namun warga masih memilih bertahan di rumah masing masing. “Sampai saat ini belum ada yang mengungsi” ujarnya.

Sementara itu, Badriah (42) warga asrama TNI Hagu Selatan mengatakan, ini merupakan banjir terparah ketiga dalam waktu hampir sepekan hujan lebat berhari-hari.

Seorang prajurit TNI berupaya menyelamatkan harta bendanya di dalam rumah asrama TNI AD Korem 011/Lilawangsa, Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe yang terendam air banjir/mbcindonesia.com/ogit

Badriah menguraikan, ada sekitar 120 rumah di Asrama TNI-AD Korem 011/Lilawangsa terendam banjir, termasuk rumahnya, dengan ketinggian air berkisar 30 sampai 50 centimeter di dalam rumah.

Hujan deras berhari-hari timbulkan banjir

“Akibat banjir, aktivitas jadi terhambat, baju tak kunjung kering, anak-anak tidak bisa sekolah. Terlebih mau Bab juga sulit, sapiteng sudah penuh air, begitupun rawan penyakit gatal karena banjir bercampur air parit,”sebutnya.

“Sebagian yang rumahnya terendam air banjir parah sudah ada yang mengungsi, termasuk yang memiliki anak kecil, namun masih ada yang memilih menentap di rumah, walaupun tidur dengan apaadanya,” pungkasnya.(ogit)

Example banner 300x250 Bahan
Example banner 468x60 Langanan